Kelay Punya Potensi Besar, Sekda Berau Dorong Akselerasi Pembangunan Berkelanjutan
Foto: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendorong percepatan pembangunan berkelanjutan di Kecamatan Kelay (dok.istimewa)
Berau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendorong percepatan pembangunan berkelanjutan di Kecamatan Kelay yang dinilai memiliki potensi sumber daya alam dan budaya yang besar. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Berau Muhammad Said saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan Berkelanjutan di Kecamatan Kelay, yang digelar di Hotel Mercure Berau, Senin (13/4/2026).
Dalam sambutannya mewakili Bupati Berau, Muhammad Said menyebut Kecamatan Kelay memiliki beragam potensi unggulan, mulai dari wisata alam Bukit Merabu dan Danau Nyadeng, kekayaan budaya etnis Dayak yang masih terjaga, hingga komoditas kakao yang telah dikenal hingga pasar nasional dan internasional.
"Potensi yang begitu lengkap ini menjadi daya tarik sekaligus modal besar bagi Kecamatan Kelay untuk tumbuh dan berkembang berbasis keunggulan lokal," kata Said.
Meski memiliki potensi besar, ia mengungkapkan masih terdapat tantangan pembangunan di wilayah tersebut. Berdasarkan data Indeks Desa tahun 2025, dari 14 kampung di Kecamatan Kelay, enam kampung berstatus maju, sementara delapan lainnya masih berstatus berkembang.
Menurutnya, meski tidak ada lagi kampung berstatus tertinggal, namun belum ada satu pun yang mencapai status mandiri. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mempercepat peningkatan status pembangunan kampung.
"Ini menjadi perhatian kita bersama. Percepatan pembangunan harus menjadi fokus agar seluruh kampung di Kelay dapat meningkat statusnya menjadi mandiri," tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Berau telah membentuk Tim Percepatan Pembangunan Berkelanjutan di Kecamatan Kelay. Tim ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam merumuskan kebijakan, memberikan rekomendasi, serta mempercepat pembangunan berbasis data dan kebutuhan masyarakat.
Said juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah tersebut. Melalui rakor ini, diharapkan lahir rencana aksi yang terukur dan sesuai dengan potensi masing-masing kampung.
Ia turut mendorong keterlibatan pihak swasta dan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk disinergikan dengan arah pembangunan daerah.
"Pembangunan kampung adalah tanggung jawab bersama. Apalagi Kelay merupakan pintu masuk Kabupaten Berau, sehingga wajahnya harus mencerminkan daerah yang maju dan sejahtera," ujarnya.
Di akhir sambutan, Sekda Berau mengajak pemerintah kecamatan, kepala kampung, Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), tokoh adat, serta masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kecamatan Kelay.
Rakor tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan pembangunan yang inklusif dan merata di seluruh kampung di Kecamatan Kelay. (M.Yusuf)